DOSEN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (UNSYIAH) DIBUI KARENA KRITIK KAMPUS, JOKOWI BERI AMNESTI - MEDIA PERS INDONESIA
03/12/2021

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » DOSEN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (UNSYIAH) DIBUI KARENA KRITIK KAMPUS, JOKOWI BERI AMNESTI

DOSEN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (UNSYIAH) DIBUI KARENA KRITIK KAMPUS, JOKOWI BERI AMNESTI

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh

Media Pers Indonesia – Dosen Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Saiful Mahdi, bisa bernapas lega usai mendapatkan amnesti dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Diketahui, Saiful Mahdi dihukum 3 bulan bui gara-gara mengkritik kampusnya.

Begini jejak Komentar Saiful di WAG:

Kasus itu bermula saat Saiful berkomentar di WAG Unsyiah Aceh. Dalam keterangan yang disampaikan LBH Banda Aceh, Minggu (1/9/2019), Saiful membuat postingan di grup WA ‘Unsyiah Kita’.

Grup tersebut berisi 100 anggota, yang merupakan dosen Unsyiah. Saiful menulis:

Innalillahiwainnailaihirajiun. Dapat kabar duka matinya akal sehat dalam jajaran pimpinan FT Unsyiah saat tes PNS kemarin. Bukti determinisme teknik itu sangat mudah dikorup? Gong Xi Fat Cai!!! Kenapa ada fakultas yang pernah berjaya kemudian memble? Kenapa ada fakultas baru begitu membanggakan? Karena meritokrasi berlaku sejak rekrutmen hanya pada medioker atau yang terjerat ‘hutang’ yang takut meritokrasi.

Akibat postingan tersebut, Saiful kemudian diadukan Dekan Fakultas Teknik Taufik Saidi ke Senat Universitas Syiah Kuala. Pada 18 Maret 2019, Saiful dipanggil oleh Komisi F Senat Universitas Syiah Kuala. Kasus tersebut kemudian berlanjut ke kepolisian dan berakhir ke pengadilan hingga MA. Dihukum 3 Bulan Bui

Hasilnya, MA menguatkan putusan PN Banda Aceh yiatu Saiful dinyatakan bersalah terkait UU ITE dan dihukum 3 bulan penjara serta denda Rp 10 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan. Saiful Mahdi akhirnya dieksekusi karena putusan hukumnya telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Berita ini viral dan sampai ke telinga Menko Polhukam Mahfud Md. Seketika Mahfud MD mengupayakan Saiful Mahdi mendapatkan amnesti dari Presiden Jokowi.

Jokowi Setujui Amnesti

Jokowi, kata Mahfud, menyetujui amnesti untuk Saiful Mahdi. Pemberian amnesti tinggal menunggu proses di DPR.

“Alhamdulillah kita bekerja cepat, karena setelah dialog saya dengan istri Saiful Mahdi dan para pengacaranya tanggal 21 September, besoknya saya rapat dengan pimpinan Kemenkumham dan pimpinan Kejaksaan Agung, dan saya katakan kita akan mengusulkan kepada Presiden untuk memberikan amnesti kepada Saiful Mahdi. Lalu tanggal 24 saya lapor ke Presiden, dan bapak Presiden setuju untuk memberikan amnesti,” kata Mahfud kepada wartawan, Selasa (5/10/2021).

Mahfud menuturkan surat permintaan pertimbangan amnesti dari Presiden ke DPR sudah dikirim pada Rabu (29/9/21) lalu. Dia memastikan proses di pemerintah sudah selesai.

“Kita kan pengennya restorative justice, dan ini kasusnya hanya mengkritik, dan mengkritik fakultas bukan personal, karena itu menurut saya layak dapat amnesti, makanya kita perjuangkan,” jelasnya.

@mediapersindonesia

error

Share to: