IMBAS WHATSAPP DOWN TELEGRAM DAN SIGNAL BANJIR PENGGUNA BARU - MEDIA PERS INDONESIA
03/12/2021

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » IMBAS WHATSAPP DOWN TELEGRAM DAN SIGNAL BANJIR PENGGUNA BARU

IMBAS WHATSAPP DOWN TELEGRAM DAN SIGNAL BANJIR PENGGUNA BARU

Media Pers Indonesia – Efek WhatsApp down selama tujuh jam lebih ternyata menguntungkan kompetitornya, Signal dan Telegram. Kedua aplikasi pesan instan itu kedatangan banyak pengguna baru.Lewat halaman Twitter-nya, Signal mengatakan mereka mendapatkan jutaan pengguna baru saat layanan WhatsApp, Instagram, Facebook dan Messenger tumbang. Mereka bahkan sempat kewalahan menghadapi lonjakan pengguna baru.

“Jutaan orang baru bergabung dengan Signal hari ini dan sistem pesan dan panggilan kami telah aktif dan berjalan tapi beberapa orang tidak bisa melihat semua kontak mereka muncul di Signal. Kami sedang bekerja keras untuk memperbaikinya”.- Signal –

Twitter yang menjadi tempat pelarian pengguna saat ekosistem Facebook itu tumbang turut jadi ajang promosi Signal. Dua sosok teknologi penting, CEO Twitter Jack Dorsey dan whistleblower Edward Snowden, ikut mengajak followers-nya pindah ke Signal.

Tak hanya Signal, Telegram yang fungsinya mirip WhatsApp turut diuntungkan. Meskipun tak merinci jumlah pengguna baru yang bergabung, Sensor Tower melaporkan aplikasi buatan Nikolai dan Pavel Durov ini melonjak 55 peringkat ke atas pada grafik unduhan iPhone di Amerika Serikat.

Perusahaan bahkan sempat mengejek tumbangnya WhatsApp lewat meme yang di Twitter.

Sebelumnya, Facebook, WhatsApp, dan Instagram down pada Senin (4/10/21) pukul 22.31 WIB. Gangguan ini berlangsung selama sekitar tujuh jam, hingga ketiga layanan pulih pada Selasa (5/10/21) pukul 05.34 WIB. Masalah teknis ini jelas membuat rugi sang pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg. Hartanya dilaporkan terjun drastis sekitar 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 99.745 triliun, karena penurunan nilai saham perusahaan yang terkoreksi sekitar 5 persen imbas gangguan tersebut.

@mediapersindonesia

error

Share to: