Media Pers Indonesia Media Pers Indonesia » JASAD REMAJA SMP DITEMUKAN SETENGAH MEMBUSUK DI LAHAN MILIK PT PERTAMINA DI PANGKALAN BRANDAN

JASAD REMAJA SMP DITEMUKAN SETENGAH MEMBUSUK DI LAHAN MILIK PT PERTAMINA DI PANGKALAN BRANDAN

JASAD REMAJA SMP DITEMUKAN SETENGAH MEMBUSUK DI LAHAN MILIK PT PERTAMINA DI PANGKALAN BRANDAN

Ilustrasi.

Mediapersindonesia.com  – MEDAN. Jasad remaja perempuan berpakaian SMP bernama Alda Septianda Sari ditemukan setengah membusuk di lahan milik PT Pertamina di Pangkalan Brandan, Desa Puraka II, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumut. Ia ditemukan tewas usai dinyatakan tidak pulang ke rumah sejak Rabu, 15 Juni. 

Kasi Humas Polres Langkat Iptu Joko Sumpeno menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh 2 orang penggembala sapi bernama Ruslan (40) dan Jefri (35). Saksi mengetahui jasad tersebut usai mencium aroma tak sedap saat melintas. 

“Saksi melihat di semak-semak ada mayat seorang wanita,” kata Iptu Joko, Rabu 22 Juni. 

Saat ditemukan saksi, bagian kepala korban sudah menjadi tengkorak dan mengalami pecah kepala bagian belakang. Selain itu, celana dalam korban juga terlihat hanya tersangkut di kaki sebelah kiri. 

“Bagian kepala sudah menjadi tengkorak dan mengalami pecah tengkorak kepala pada bagian belakang, bagian pelipis sebelah kiri dan bagian kening,” ujarnya. 

Baca Juga: JELANG PILPRES 2024, PKS BERHARAP DAPAT BERJODOH DENGAN NASDEM

“Baju dalam korban terbuka di atas dada korban dan masih memakai pakaian sekolah. Kondisinya hampir seluruh tubuh mayat sudah berbelatung dan kepala mayat ada pecahan batu sebanyak 5 buah,” sambung Iptu Joko. 

Melihat jasad siswi itu, saksi Jefri langsung menghubungi kepala lingkungan dan dilanjutkan melapor ke Polsek Pangkalan Brandan. 

“Selanjutnya Kapolsek Pangkalan Brandan menuju TKP dan membawa jasad siswi tersebut ke RS Bhayangkara, Medan untuk diautopsi,” jelasnya. 

Iptu Joko menjelaskan, identitas korban berhasil dikenali orangtua korban dari pakaian yang dipakai korban. 

“Dari hasil olah TKP, korban diduga menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan,” kata Iptu Joko. 

error

Share to: