KARTU VAKSIN DAN SURAT NEGATIF CORONA SEBAGAI SYARAT WAJIB BAGI CALON PENUMPANG DI BANDARA SOEKARNO-HATTA - MEDIA PERS INDONESIA
04/12/2021

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » KARTU VAKSIN DAN SURAT NEGATIF CORONA SEBAGAI SYARAT WAJIB BAGI CALON PENUMPANG DI BANDARA SOEKARNO-HATTA

KARTU VAKSIN DAN SURAT NEGATIF CORONA SEBAGAI SYARAT WAJIB BAGI CALON PENUMPANG DI BANDARA SOEKARNO-HATTA

Mediapersindonesia.com – Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali menyesuaikan aturan terbang bagi penumpang, dengan wajib menunjukkan sertifikat atau kartu vaksin serta keterangan negatif RT-PCR.

Hal itu sesuai ketentuan dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 93 Tahun 2021 yang terbaru, tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19.

“Penumpang dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan keterangan negatif PCR, yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan,” kata Senior Manager Of Branch Communication & Legal Bandara Soetta, M Holik Muardi, Jumat (29/10).

Dia menuturkan, berdasarkan aturan baru tersebut, bahwa persyaratan penerbangan di kawasan Jawa-Bali serta dari dan ke Jawa-Bali, wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil negatif RT-PCR.

“Karena kita berada di Pulau Jawa, maka syarat penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta adalah hasil negatif PCR dan kartu vaksin minimal dosis pertama,” tutur Holik.

Namun begitu, dia menyebutkan kalau calon penumpang anak dengan usia di bawah 12 tahun dan yang memiliki kondisi kesehatan khusus tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksin Covid-19.

Selain itu, bagi calon penumpang yang memiliki kondisi kesehatan khusus, harus melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa bersangkutan belum atau tidak dapat menerima vaksin Covid-19. “Untuk anak di bawah 12 tahun harus didampingi orang tua atau keluarga, dengan menunjukkan kartu keluarga (KK) serta negatif hasil tes PCR,” ucap dia.

error

Share to: