Media Pers Indonesia Media Pers Indonesia » KEPALA DESA DI LAMPUNG SELATAN DIVONIS BEBAS, TAK TERBUKTI CABULI STAFNYA

KEPALA DESA DI LAMPUNG SELATAN DIVONIS BEBAS, TAK TERBUKTI CABULI STAFNYA

KEPALA DESA DI LAMPUNG SELATAN DIVONIS BEBAS, TAK TERBUKTI CABULI STAFNYA

Ilustrasi persidangan.

Mediapersindonesia.com – LAMPUNG SELATAN. Kepala Desa Rawa Selapan, Kecamatan Candi Puro, Lampung Selatan, divonis bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari), Lampung Selatan.

Sidang putusan vonis terdakwa Bagus Adi Pamungkas dilakukan di Pengadilan Negeri Kalianda, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fitra Renaldo.

Bagus Adi disangkakan telah mencabuli stafnya sendiri berinisial RF, di dalam kantor Desa Rawa Selapan, pada awal Februari 2021 lalu.

Saat sidang tuntutan lalu, JPU menuntut Bagus Adi dengan penjara empat tahun dan restitusi sebesar Rp 37.600.000.

Kemudian, pada sidang putusan, terdakwa dinyatakan tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan, Rabu (22/6/22).

“Mengadili, menyatakan terdakwa Bagus Adi Pamungkas tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan alternatif kesatu, kedua, ketiga dan keempat, membebaskan terdakwa oleh karena itu dari semua dakwaan Penuntut Umum tersebut” bunyi putusan Hakim Fitra Renaldo.

Baca Juga: PDI PERJUANGAN BELUM UMUMKAN CAPRES UNTUK PILPRES 2024

Hakim juga meminta Jaksa untuk mengeluarkan Bagus Adi Pamungkas dari tahanannya setelah putusan tersebut dibacakan. Termasuk pemulihan hak-hak dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabat Bagus Adi Pamungkas.

Sementara itu, Kuasa Hukum Bagus Adi, Tarmizi, mengucapkan rasa syukurnya atas keadilan yang telah ditegakkan oleh PN Kalianda dari kasus yang ditanganinya.

Yang menurutnya, Majelis Hakim sudah benar atas keputusannya dan sangat jeli melihat fakta-fakta selama proses persidangan.

“Fakta-fakta di persidangan mendukung putusan itu, dari keterangan saksi, ahli dan lainnya, serta alat bukti yang dihadirkan itu tidak ada yang mengarah bahwa Bagus Adi Pamungkas ini melakukan perbuatan cabul tersebut, Hakim jeli melihat itu, dan akhirnya kita lihat majelis sependapat dengan kami bahwa terdakwa tidak terbukti bersalah,” kata Tarmizi, Jumat (24/6/22).

Soal laporan balik terhadap RF yang mengaku dicabuli oleh terdakwa, sehingga mendapat pandangan negatif masyarakat, Tarmizi pun menyerahkan seluruhnya kepada pihak keluarga kliennya.

“Kita diskusikan dengan pihak keluarga dulu, pelaporan bisa saja terjadi, karena ini sesuatu hal yang dianggap aneh, tentunya ini akan kita pikirkan, kami tim kuasa hukum akan mendampingi,” pungkasnya.

error

Share to: