MAHASISWA PMKM UNIVERSITAS PAMULANG GELAR PELATIHAN PENGGUNAAN UANG DIGITAL

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » MAHASISWA PMKM UNIVERSITAS PAMULANG GELAR PELATIHAN PENGGUNAAN UANG DIGITAL

MAHASISWA PMKM UNIVERSITAS PAMULANG GELAR PELATIHAN PENGGUNAAN UANG DIGITAL

MAHASISWA PMKM UNIVERSITAS PAMULANG GELAR PELATIHAN PENGGUNAAN UANG DIGITAL

Mediapersindonesia.com – Sejumlah mahasiswa prodi Sarjana Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) melakukan kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) di Yayasan Ikhlas Salman Al-Farisiy, Desa Pasirbuyut Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, pada 30 Oktober 2021 lalu.

Kelompok mahasiswa ini diketuai Vertika dengan anggotanya antara lain, Suhana, Rapindo Banjar Nahor, dan Alians Syaifullah.

Dalam PMKM kali ini Mahasiswa bersama Dosen Pembimbing Mhd Ali Akbar Tanjung, SE, Msi., Ak., CA., CNICP., CPMP memberikan pelatihan kepada siswa-siswi di Yayasan Ikhlas Salman Al-farisiy, yakni terkait pelatihan penggunaan uang digital.

Mahasiswa prodi Sarjana Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) melakukan kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) di Yayasan Ikhlas Salman Al-Farisiy, Desa Pasirbuyut Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang,

Dikatakan Vertika, dipilihnya topik pelatihan tersebut bertujuan agar generasi muda tahu akan pentingnya pemahaman mengenai uang digital pada era modern agar terhindar dari penipuan lewat dunia cyber.

Baca Juga: KEMENDIKBUDRISTEK: UNTUK MEWUJUDKAN PTM YANG AMAN BAGI ANAK DIPERLUKAN PERAN AKTIF DARI ORANG TUA

“Seperti adanya pencurian data, pencurian uang lewat elektronik dan sebagainya membuat kita pengguna layanan uang elektronik harus lebih berhati-hati dan waspada. Juga penting bagi pemerintah untuk lebih mengetatkan sistem cyber,” ungkapnya.

Dilanjutkan Vertika, jika kartu uang elektronik hilang maka dana yang ada didalam kartu tersebut akan ikut hilang (hangus).

“Kita tidak dapat ke bank untuk mengurus kartu yang hilang agar setidaknya dana kita bisa kembali,” sambungnya.

Pihaknya pun mengingatkan bahwa kemudahan dalam melakukan transaksi membuat kita menjadi konsumtif dan kecenderungan bersikap boros.

“Maka diperlukan sikap bijak dalam penggunaan uang digital sebagai alat transaksi,” tutupnya.

error

Share to: