Media Pers Indonesia Media Pers Indonesia » MAKNA AFILIASI DALAM PERBANKAN

MAKNA AFILIASI DALAM PERBANKAN

MAKNA AFILIASI DALAM PERBANKAN

Mediapersindonesia.com – Banking Law (hukum perbankan) adalah hukum yang mengatur masalah perbankan. Hukum ini merupakan seperangkat kaidah hukum dalam bentuk peraturan perundang undangan, yurisprudensi, doktrin, dan lain-lain sumber hukum, yang mengatur masalah masalah perbankan sebagai lembaga, dan aspek kegiatannya sehari hari, rambu-rambu yang harus dipenuhi oleh bank, perilaku petugas petugasnya, hak kewajibannya, tugas dan tanggungjawab para pihak yang tersangkut dengan bisnis perbankkan, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh bank, eksistensi perbankan, dan lain lain yang berkenaan dengan dunia perbankan.

Pengertian pihak terafiliasi pada bank adalah pihak yang mempunyai hubungan dengan kegiatan serta pengolahan usaha jasa pelayanan yang diberikan oleh bank.1 Hubungan tersebut melalui cara menggabungkan dirinya pada bank tersebut, tetapi tidak dengan tidak kehilangan identitasnya.

Baja Juga: FUNGSI DEWAN PENGAWAS SYARIAH

Namun tentu saja pengertian afiliasi di atas belum dapat memberikan keterangan jelas bagi kita.Karena memang dalam dunia bisnis pengertian afiliasi di atas telah berkembang dengan sedikit penambahan makna.Pengertian Afiliasi dalam dunia bisnis adalah “kerjasama yang kita jalin dengan perusahaan atau lembaga pemilik produk (affiliate merchant) untuk memasarkan produk mereka dan sebagai pemasar produk (affiliate marketers), kita (hanya) dibayar setelah ada produk terjual”.

Penggabung diri tersebut karena keterikatan kepemilikan, bahkan adanya keterkaitan hubungan kekeluargaan dengan pihak tertentu, kepengurusan, ataupun karena hubungan kerja biasa, seperti karyawan atau karena hubungan kerja dalam rangka memberikan pelayanan jasanya kepada bank, seperti konsultan hukum. Agar lebih mudah memahami pengertian afiliasi, mari kita simak contoh berikut. Misalnya Perusahaan A adalah perusahaan yang bergerak dalam bisnis jual beli properti. Lalu karena kita mengetahui hal tersebut maka ketika ada teman atau pun saudara yang ingin membeli properti kita langsung merekomendasikan serta mengajaknya ke kantor perusahaan A. Nah, kalau saja ada salah satu dari orang yang kita ajak itu melakukan pembelian maka kita akan mendapat semacam komisi atau imbal jasa atas kerja keras mengajak orang-orang tersebut. Semakin banyak orang yang membeli semakin banyak pula komisi yang didapat.

error

Share to: