MENJADI CALON TUNGGAL PANGLIMA TNI, TUGAS BERAT MENANTI KSAD JENDERAL ANDIKA PERKASA - MEDIA PERS INDONESIA
04/12/2021

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » MENJADI CALON TUNGGAL PANGLIMA TNI, TUGAS BERAT MENANTI KSAD JENDERAL ANDIKA PERKASA

MENJADI CALON TUNGGAL PANGLIMA TNI, TUGAS BERAT MENANTI KSAD JENDERAL ANDIKA PERKASA

Mediapersindonesia.com – KSAD Jenderal Andika Perkasa menjadi calon tunggal Panglima TNI. Pengamat Militer Khairul Fahmi, mengatakan tantangan yang akan dihadapi Andika yakni memastikan kesiapan SDM terkait ancaman perang tertutama perang siber.

“Ancaman terhadap kedaulatan negara cenderung beragam. Mayoritas di antaranya memang bersifat non-militer. Maka penguatan pada penguasaan teknologi termasuk aspek yang penting, baik yang menyangkut alutsista konvensional maupun pertahanan siber, apalagi perang di masa mendatang akan lebih bersifat proksi, asimetris dan hibrida,” kata kata Khairul, kepada wartawan, Kamis (4/11/2021).

Khairul mengatakan perang siber tidak bisa diabaikan. Dia yakin Andika akan menjadikan hal itu sebagai prioritas.

“Berangkat dari asumsi itu maka peran alutsista konvensional juga tak bisa diabaikan. Sebagai Panglima TNI yang memiliki tanggungjawab melakukan pembinaan kemampuan, kekuatan dan kesiapsiagaan nanti, saya kira Andika menjadikan hal ini dengan sebagai salah satu prioritasnya,” tuturnya.

Khairul juga mengungkap sejumlah PR besar yang akan dihadapi Andika Perkasa saat memimpin TNI mulai dari modernisasi alutsista hingga kesejahteraan prajurit.

“Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto nantinya, akan dihadapkan pada sejumlah tantangan besar. Selain dinamika lingkungan strategis kawasan, juga menyangkut pengembangan organisasi, moral dan kompetensi prajurit, modernisasi alutsista maupun soal kesejahteraan prajurit,” ujarnya.

“Di sisi lain, sinergitas dengan Polri dan lembaga-lembaga lain juga harus terus diperkuat terutama yang terkait dengan masalah kedaruratan seperti dalam penanganan pandemi. Kemudian, soal pengembangan interoperabilitas dari ketiga matra serta melanjutkan upaya penyelesaian persoalan penumpukan perwira dan masalah-masalah lainnya,” lanjutnya.

Diketahui, Andika Perkasa akan menjadi Panglima TNI dalam waktu yang singkat, yakni 13 bulan. Meski begitu, Khairul yakin Andika akan membawa perubahan di tubuh TNI.

“Hanya saja karena masa jabatannya cukup singkat berdasarkan UU saat ini, maka Jenderal Andika tentu harus bisa menunjukkan bahwa dalam masa setahun nanti, dia tetap bisa berbuat banyak, melakukan perubahan positif dan mencatat prestasi,” ujarnya.

Dia menilai Andika tidak perlu berambisi melakukan banyak hal. Khairul mengatakan Andika fokus untuk meneruskan program yang sudah dibuat Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menhan Prabowo Subianto.

“Jadi saya kira Andika tak perlu berambisi melakukan banyak hal. Fokus saja pada sejumlah prioritas dengan mengacu pada rencana kegiatan anggaran yang sudah disiapkan oleh Panglima Hadi Tjahjanto dan rencana pembangunan sektor pertahanan yang sudah disusun Menhan Prabowo,” tuturnya.

error

Share to: