PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG DORONG TIAP DAERAH TUNTASKAN INSENTIF NAKES - MEDIA PERS INDONESIA
03/12/2021

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG DORONG TIAP DAERAH TUNTASKAN INSENTIF NAKES

PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG DORONG TIAP DAERAH TUNTASKAN INSENTIF NAKES

Medis Pers Indonesia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan, pihaknya telah mendorong 15 kabupaten dan kota menuntaskan pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) yang menangani COVID-19.

“Kita telah mendorong semua daerah, Pak Gubernur (Arinal Djunaidi) juga sudah beberapa kali menegaskan hal itu setiap video conference bersama tiap kepala daerah,” ujar Sekertaris Daerah (Sekda), Fahrizal Darminto, Jumat (3/9/2021).

Bakal menerjunkan pihak Inspektorat

Fahrizal mengatakan, pemerintah daerah bakal melakukan pembinaan dan pengawasan di tiap kabupaten maupun daerah. Hal tersebut menjadi bagian dari pengelolaan administrasi keuangan daerah, termasuk memaksimalkan penanganan COVID-19 kepada masyarakat.

“Ini masalah tenaga kesehatan. Sehingga tiap laporan masuk, kita akan menerjunkan Inspektorat untuk memeriksanya langsung,” kata Fahrizal.

Minta insentif nakes segera ditunaikan

Fahrizal mewanti-wanti tiap kepala daerah di tiap kabupaten dan kota segera mungkin menunaikan penunggakan insentif nakes. Menurut dia, bagaimana pandemik di Lampung dapat teratasi, bila kesejahteraan individu nakes saja dikesampingkan.

“Ini kita mau melawan COVID-19, tentaranya yaitu para nakes. Kalau tentaranya saja tidak sejahtera atau tidak dibayar, bagaimana ini bisa selesai?,” terangnya.

Instruksi Menkeu sudah disampaikan ke Pemkot Bandar Lampung

Disinggung perihal tunggakan insentif nakes Kota Bandar Lampung hingga Rp11.079.600.000, Fahrizal mengaku tak tahu persis akar permasalahan tersebut dapat terjadi.

“Saya gak tahu masalahnya apa (tunggakan di Kota Bandar Lampung), tapi harusnya itu sudah dilakukan. Sesuai perintah Menteri Keuangan, 8 persen dari dana transfer pusat itu langsung di-save untuk penanganan COVID-19,” ucapnya.

@mediapersindonesia

error

Share to: