PENYEBAB BAKU HANTAM ANGGOTA TNI VS POLISI DI AMBON - MEDIA PERS INDONESIA
04/12/2021

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » PENYEBAB BAKU HANTAM ANGGOTA TNI VS POLISI DI AMBON

PENYEBAB BAKU HANTAM ANGGOTA TNI VS POLISI DI AMBON

PENYEBAB BAKU HANTAM ANGGOTA TNI VS POLISI DI AMBON

Mediapersindonesia.com – Anggota TNI vs Polisi di Ambon yang terlibat baku hantam akhirnya saling memaafkan. Permasalahan TNI vs Polisi ini terjadi pada Rabu (24/11/21).

Video viral TNI vs polisi berkelahi ini sempat ramai jadi sorotan di media sosial. Dalam video tersebut, tampak anggota TNI sedang adu jotos dengan 2 Polantas dan disaksikan sejumlah masyarakat di pinggir jalan.

Peristiwa baku hantam TNI vs Polisi itu disebabkan karena adanya kesalahpahaman di antara kedua belah pihak. Saudara dari anggota TNI dari Kodam XVI/Pattimura yang merupakan warga sipil ditilang oleh anggota Polantas dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

“Ada sedikit kesalahpahaman antara anggota kami dengan salah satu rekan dengan anggota TNI,” ujar Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhammad Roem Ohoirat dalam keterangannya kepada wartawan di Ambon, Rabu (24/11/21).

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhammad Roem Ohoirat mengucapkan, ada 2 Polantas yang mengatur lalu lintas di Jalan Rijal, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Rabu (24/11/21) sore. Lalu, dua Polantas itu menilang seorang pengendara, pengendara tersebut lalu lapor ke saudaranya yang merupakan anggota TNI.

“Kemudian daripada anggota masyarakat tersebut melapor ke saudaranya yang adalah anggota TNI. Sehingga datang saudaranya, kemudian terjadi percekcokan di situ. Seperti yang viral,” kata Kombes Roem, Rabu (24/11/21)

Baca Juga: DIDUGA DIANIAYA SESAMA NAPI, TAHANAN POLRESTABES MEDAN TEWAS

TNI VS POLISI: SUDAH SALING MEMAAFKAN
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVI/Pattimura Kolonel Arh Adi Prayogo Choirul Fajar mengatakan permasalahan TNI vs Polisi ini sudah selesai secara damai. Kedua pihak sudah saling memaafkan.

“Ini permasalahan ada kesalahpahaman, sudah diselesaikan dan tidak akan diperpanjang,” ujar Kolonel Adi dalam keterangannya kepada wartawan di Ambon, Rabu (24/11).

Hal senada juga diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Roem. Dia mengungkapkan bahwa oknum TNI dan Polisi itu sudah bersalaman dan berangkulan di hadapan komandan masing-masing.

“Masalah ini sudah diselesaikan sebagaimana tadi rekan-rekan sendiri sudah lihat, bahwa di antara mereka sudah saling salaman dan juga sudah saling memaafkan,” ujar Kombes Roem.

Meski kejadian anggota TNI vs polisi di Ambon berujung damai, sanksi tetap disiapkan untuk mereka. Simak di halaman selanjutnya.

Baca Juga: BUNTUT DARI BENTROKAN FBR VS PP, DUA ANGGOTA ORMAS PP DITETAPKAN MANJADI TERSANGKA


TNI VS POLISI: SANKSI TERHADAP OKNUM
Walaupun permasalahan TNI vs Polisi sudah selesai secara damai, tetapi keduanya tetap akan diproses sanksi disiplin. Hal tersebut diserahkan ke instansi masing-masing.

“Masalah disiplin, apabila itu terjadi pelanggaran disiplin masing-masing kesatuan akan menyelesaikan,” kata Kapendam XVI/Pattimura Kolonel Adi Prayogo.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Roem juga menegaskan bahwa Polantas yang terlibat baku hantam akan diproses disiplin. Hal ini merupakan kesepakatan dari pimpinan antara masing-masing anggota.

“Terkait dengan disiplin, ini kesepakatan dari pimpinan antara masing-masing anggota, masing-masing kesatuan memeriksa anggotanya masing-masing. Apabila ada yang menyalahi disiplin maka akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kombes Roem.

error

Share to: