PROSEDUR PENGGUNAAAN MOBIL PATROLI - MEDIA PERS INDONESIA
25/11/2021

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » PROSEDUR PENGGUNAAAN MOBIL PATROLI

PROSEDUR PENGGUNAAAN MOBIL PATROLI

Mediapersindonesia.com – Mobil PJR digunakan kepolisian untuk menggelar patroli di jalan raya. Menurut SOP, setiap pelaksanaan tugas patroli harus dilengkapi dengan surat perintah. Dalam kasus Bripda Arjuna Bagas ia tidak dalam kegiatan tugas.

Bagas tak hanya menaiki mobil bersama pacarnya. Ia bahkan jalan-jalan ke Taman Safari dengan mobil patroli tersebut. Padahal, sebagaimana kita tahu mobil dinas hanya digunakan untuk keperluan dinas atau operasional.

Kendaraan dinas berasal dari APBN beserta pemeliharaannya. APBN sendiri berasal dari uang rakyat. Dalam konteks ini Bagas jelas melanggar etika karena menggunakan fasilitas yang menggunakan uang rakyat untuk keperluan pribadinya.

Sementara, penggunaan strobo diperbolehkan bagi kendaraan yang memiliki hak utama. Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menjelaskan lampu isyarat disertai sirine, sesuai Pasal 134 dan 135 boleh dipasang pada kendaraan dengan hak utama.

Beberapa kendaraan yang mendapatkan hak utama adalah “kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas, ambulans yang mengangkut orang sakit, kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas, serta konvoi dan/atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dengan kata lain, tak ada dasar bagi Bagas menggunakan strobo.

“Memang benar kendaraan dinas itu hanya boleh digunakan untuk dinas. Karena uang yang digunakan untuk membeli mobil dinas dan bensin serta tolnya adalah dana APBN. Sehingga semua ASN, TNI-POLRI yang diberikan mobil dinas harus benar-benar menggunakannya untuk dinas,” ungkap komisioner Kompolnas Poengky Indarti, Jumat, 22 Oktober.

Poengky menjelaskan bahwa profesionalitas, transparansi dan akuntabilitas termasuk penilaian atas perilaku dan gaya hidup anggota polisi. Poengky menyoroti status usia Bagas sebagai polisi muda. Kecenderungan yang terjadi soal kekuatan ego untuk pamer.

“Namun sebagai anggota Polri, seharusnya Bripda Arjuna Bagas dapat bersikap sederhana dan bisa membedakan mana tugas dan mana hal pribadi.”

Kompolnas, dalam konteks penindakan mengapresiasi Propam yang sigap bertindak menindaklanjuti perintah Kapolri untuk memeriksa oknum anggota yang diduga melakukan pelanggaran.

“Semua harus sadar, tahu diri, disiplin dan bertanggungjawab dalam penggunaannya (kendaraan dinas),” tukas Poengky.

@mediapersindonesia

error

Share to: