PROSES EVAKUASI 3 JENAZAH KRU DARI PUING PESAWAT RIMBUN AIR - MEDIA PERS INDONESIA
03/12/2021

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » PROSES EVAKUASI 3 JENAZAH KRU DARI PUING PESAWAT RIMBUN AIR

PROSES EVAKUASI 3 JENAZAH KRU DARI PUING PESAWAT RIMBUN AIR

Jenazah Kru Pesawat Rimbun Air. Dokumen Polisi

Media Pers Indonesia – Petugas gabungan telah melakukan evakuasi terhadap tiga kru atau penumpang pesawat Rimbun Air dengan kode penerbangan PK-OTW yang sempat hilang. Pesawat dengan rute penerbangan Nabire-Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, itu hilang kontak pada Rabu (15/9/21) pukul 07.37 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, penemuan tiga kru tersebut lebih dulu diketahui oleh masyarakat atas pesawat yang hilang kontak pada pukul 11.00 WIT.

“Pukul 12.30 WIT, mendapat laporan tersebut, tim gabungan TNI-Polri dan Pemuda Gereja langsung menuju ke TKP guna melakukan evakuasi para korban. Sesampainya di TKP tim mendapati bahwa ketiga kru pesawat telah meninggal dunia,” kata Kamal dalam keterangannya, Kamis (16/9/21).

Diketahui bahwa Pesawat Rimbun Air Pk OTW hilang kontak pada hari Rabu tanggal 15 September 2021 Pukul 07.37 WIT, di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya dari Kabupaten Nabire. Pesawat itu tak membawa orang melainkan bahan bangunan dan sembako.

Tiga kru pesawat Rimbun Air yang dipastikan meninggal dunia yaitu Mirza sebagai pilot, Fajar sebagai Copilot dan Iswahyudi sebagai Enginering.

“Untuk jenazah dari mekanik Iswahyudi, langsung bisa diangkat. Karena posisi almarhum berada di ekor pesawat,” ujar dia.

Sementara itu, dua kru lainnya sampai malam hari masih terus diupayakan untuk diangkat. Mengingat letak jenazah kedua korban tertimbun dengan bangkai depan Pesawat di dalam tanah.

“Selain itu proses evakuasi terkendala cuaca, karena dari sore di TKP masih Hujan Kabut,” ujarnya.

“Direncanakan Kamis tanggal 16 Sepetember 2021 pagi, ketiga korban akan di evakuasi menuju ke Distrik Sugapa,” tutupnya.

Sebelumnya, Pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK OTW, dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan Nabire-Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Rabu (15/9/21) pukul 07.37 WIT. Pesawat itu membawa bahan bangunan serta sembako.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Nasional (SAR) Timika, George Leo Mercy Randang mengatakan, hilangnya kontak pesawat tersebut dikarenakan diduga menabrak sebuah gunung. “Indikasi jika lost contact, pesawat Rimbun diperkirakan menabrak gunung di sekitar Sugapa Intan Jaya,” kata Mercy dalam keterangannya, Rabu (15/9/21)

@mediapersindonesia

error

Share to: