Media Pers Indonesia Media Pers Indonesia » PT POLYPLAST SUKSES ABADI ABAIKAN HAK-HAK KARYAWAN DAN DI DUGA LANGGAR ATURAN KETENAGAKERJAAN

PT POLYPLAST SUKSES ABADI ABAIKAN HAK-HAK KARYAWAN DAN DI DUGA LANGGAR ATURAN KETENAGAKERJAAN

PT POLYPLAST SUKSES ABADI ABAIKAN HAK-HAK KARYAWAN DAN DI DUGA LANGGAR ATURAN KETENAGAKERJAAN

Mediapersindonesia.com – SERANG. Upaya kelarifikasi  yang dilakukan oleh Abdul Hafidz Dan Arif Syahrudin selaku pihak Terkomfirmasi dari Goyat,  pada hari Selasa 5 juli sejak pukul 13:30 hingga pukul 15:10 WIB bertempat di ruang meeting PT POLYPLAST  SUKSES ABADI, Abdul Hafidz dan Arif Syahrudin bertemu dengan Jelani selaku Personalia Perusahan dan Manager Operasional.

Namun Klarifikasi dan mediasi tidak menemui titik terang, saat Abdul Hafidz sedang mengupayakan Klarifikasi menyampaikan persoalan yang ada kepada pihak perusahaan namun tanpa alasan yang jelas pihak  perusahaan meberikan penjelasan di luar kontek persoalan dan tidak bisa membuktikan pihak perusahaan terkait tidak di berikan nya hak hak karyawan salah satunya berupa BPJS Kesehatan dan BPJS  Ketenagakerjaan , Serta Slip gaji dan pemberhentian sewenang wenang dan sepihak dari salah satu karyawan nya sejak tanggal 1 juli 2022. Kemudian Menanyakan Tetang Keseluruhan Mengenai Izin Usahanya Untuk Bukti Kelarifikasi tapi sangat di sayangkan tidak bisa menunjukan pihak perusahaan yang di wakilkan oleh jelani sebagai personalia dan awak media memberi waktu tiga hari tapi tidak ada komfirmasi kembali.

Abdul Hafidz dan arif syahrudin selaku terkomfirmasi Goyat ,kami hanya meminta kepada  Perusahaan cabut izin kerjasama Atara Perusahaan dengan Yayasan Autsorsing PT Gresindo Sukses Mandiri Supaya tidak ada alasan perusahaan dalam  melaksanakan kewajibannya serta memberikan hak – hak kepada pekerja serta mengikuti aturan seperti menaikan upah sesuai dengan keputusan Gubernur Banten Nomor 561/Kep.280-Huk/2021 tentang upah minimum Kabupaten/Kota di Provinsi Banten tahun 2022.Patuh tehadap putusan.

Abdul Hafidz (Pertama dari kiri) saat melakukan upaya klarifikasi pada PT POLYPLAST  SUKSES ABADI

Baca Juga: SANKSI BAGI PERUSAHAAN YANG TAK DAFTAR BPJS KETENAGAKERJAAN DARI PENCABUTAN IZIN USAHA HINGGA PENUTUPAN SEBAGIAN BAHKAN SELURUH KEGIATAN USAHA

Memberikan hak normative pekerja berupa BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Ketika Memberhentikan Karyawan Sesuai Proses  Aturan yang berlaku, Kemudian Izin Usaha nya di Lanjutkan dan di perbaiki  sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 60 ayat (1) PP 44/2015 dan Pasal 34 ayat (1) PP 46/2015 seperti Perizinan terkait usaha, Izin yang diperlukan dalam mengikuti tender proyek, Izin mempekerjakan tenaga kerja asing, Izin perusahaan penyedia jasa pekerja atau buruh, Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Jika Perusahaan Tidak Memberikan Hak Hak Karyawan Dan tidak memiliki Perizinan maka usaha yang dijalankan pun sulit untuk berkembang. Karena itu legalitas suatu usaha dan tidak di izinkan menjalankan kegiatan usaha. Jelasnya.

Hal ini sungguh sangat merugikan  karyawan sebagai pekerja, Dimana yang seharusnya pekerja mendapatkan hak hak nya seperti upah UMK dan  perlindungan Kesehatan selama bekerja serta jaminan hari tua (JHT) namun hal ini tidak diberikan sama sekali kepada pekerja. Tuturnya.

Baca Juga: KEJARI SIDEMPUAN BIDIK PERUSAHAAN PELANGGAR DAN PENUNGGAK JAMSOSTEK

Karena upaya Kelarifikasi yang kami upayakan tidak menemui hasil dan titik terang, selanjutnya dalam waktu dekat ini kami akan melakukan upaya hukum diantaranya membuat pengaduan dan pelaporan ke instasi terkait, karena terdapat indikasi bisa saja yang tidak diberikan hak hak karyawan seperti kenaikan upah dan pemberhentian secara sewenang wenang tidak Ada SP ( Surat Peringatan ) serta jaminan yang lain nya itu lebih dari satu pekerja, nanti akan kami pelajari dan telusuri lebih dalam selain permasalahan dengan perusahaan ada permasalahan dari  Yayasan Outsourcing PT GRESINDO SUKSES MANDIRI.

Sebelum berita ini di tayangkan, Awak Media sudah konfirmasi ke pihak personalia dan yayasan Outsoursing PT Gresindo Sukses Mandiri namun pihak personalia melalui jelani pertama kita memenuhi ke inginan nya di selesai kan dengan secara kekeluargaan di kasih waktu kurang lebih 2 hari  untuk melayangkan surat resmi dari perusahaan guna penyelesaian persoalan yang ada tapi tidak kunjung di penuhi dan terkesan tidak ada itikad baik dari personalia dan  perusahaan kemudian yayasan. Outsourcing. tegas nya.

error

Share to: