SEPANJANG TAHUN 2021 POLRI TANGANI 69 KASUS MAFIA TANAH
03/12/2021

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » SEPANJANG TAHUN 2021 POLRI TANGANI 69 KASUS MAFIA TANAH

SEPANJANG TAHUN 2021 POLRI TANGANI 69 KASUS MAFIA TANAH

SEPANJANG TAHUN 2021POLRI TANGANI 69 KASUS MAFIA TANAH

Mediapersindonesia.com – Polri terus melakukan upaya pemberantasan kasus mafia tanah. Sepanjang tahun 2021 hingga bulan Oktober, tercatat sudah ada 69 perkara yang ditangani oleh Satgas Anti Mafia Tanah Polri.

“Target penyelesaian perkara program tahun 2021, sudah ada 69 perkara mafia tanah yang ditangani,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Jumat (19/11/21).

Ia menyebut, dari perkara yang diungkapnya itu lima di antaranya masih proses penyelidikan. Serta 34 kasus dalam tahap penyidikan dan 14 kasus sudah dilimpahkan atau tahap I.

Kemudian, 15 perkara mafia tanah sudah dilakukan pelimpahan tahap II dan satu kasus telah dihentikan penyelidikannya dengan pendekatan Restorative Justice (RJ).

Ia menjelaskan, dari kasus mafia tanah yang ditangani pihaknya. Sebanyak 61 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Baca Juga: KPK AKAN PANTAU PIHAK-PIHAK PENCARI DANA SAAT MENDEKATI PEMILU

“Dengan jumlah tersangka kasus mafia tanah sebanyak 61 orang,” jelasnya.

Dari 61 orang tersangka itu, tujuh di antaranya sudah dilakukan penahanan dan 23 orang lainnya belum ditahan. Kemudian, dua orang masih diburu atau masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan 29 tersangka lainnya sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajaran Polri untuk tidak ragu dalam mengusut tuntas kasus mafia tanah di seluruh Indonesia. Hal tersebut juga sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Karena masalah mafia tanah menjadi perhatian khusus Bapak Presiden dan saya diperintahkan Bapak Presiden untuk usut tuntas masalah mafia tanah,” tutur Sigit dalam keterangan, Kamis (18/2).

Listyo meminta jajarannya dapat bekerja secara maksimal dalam melakukan proses hukum tindak pidana mafia tanah. Sebab tentunya hal tersebut berkaitan dengan hak yang dimiliki masyarakat.

“Saya perintahkan untuk seluruh anggota di seluruh jajaran untuk tidak ragu-ragu dan usut tuntas masalah mafia tanah, kembalikan hak masyarakat, bela hak rakyat tegakkan hukum secara tegas,” jelas dia.

Lebih lanjut, Listyo menegaskan jangan sampai petugas takut menindak siapa pun dalang atau pun bekingan si mafia tanah. Usut sampai seluruh jaringan sindikat terjaring hingga tuntas.

error

Share to: