SETIDAKNYA 27 ORANG HILANG AKIBAT AWAN PANAS GUNUNG SEMERU

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » SETIDAKNYA 27 ORANG HILANG AKIBAT AWAN PANAS GUNUNG SEMERU

SETIDAKNYA 27 ORANG HILANG AKIBAT AWAN PANAS GUNUNG SEMERU

SEKITAR 27 ORANG HILANG AKIBAT AWAN PANAS GUNUNG SEMERU

Kerusakan rumah warga tertimbun abu vulkanik

Mediapersindonesia.com – Sebanyak 27 orang masih hilang akibat awan panas guguran (APG) Gunung Semeru. Jumlahnya bertambah 18 dari data Minggu (5/12) yang tercatat 9 orang hilang.

“Posko Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru melaporkan jumlah warga yang masih dinyatakan hilang sebanyak 27 orang,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Senin (6/12).

Hingga saat ini, total 15 orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Rinciannya, 8 korban meninggal teridentifikasi di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 7 lainnya di Kecamatan Candipuro.

Abdul menjelaskan, total korban terdampak awan panas guguran Gunung Semeru sebanyak 5.205 jiwa. Tercatat 1.707 jiwa mengungsi di 19 titik.

Baca Juga: KEANEHAN SAAT SEBELUM GUNUNG SEMERU MELETUS

19 Titik tersebut yakni Sekolah Dasar Negeri (SDN) Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Pemukiman Dusun, Kampung Renteng (Desa Oro Ombo), dan Balai Desa Oro Oro Ombo. Kemudian Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2 serta beberapa rumah kerabat di sekitar Dusun Kampung Renteng, dan Dusun Sumberbulus di Desa Oro Oro Ombo.

Selanjutnya di Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng (Desa Sumberwuluh), Dusun Kajarkuning (Desa Sumberwuluh), dan Kantor Camat Candipuro. Kemudian Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian, dan Masjid Nurul Huda Alon Pasirian. Selain berdampak pada korban jiwa, awan panas guguran juga merusak sektor pemukiman dan infrastrukur di beberapa kecamatan di Kabupaten Lumajang. Seperti rumah terdampak berjumlah 2.970 unit, fasilitas pendidikan terdampak langsung 38 unit, jembatan putus 1 unit (Gladak Perak yang berada di Desa Curah Kobokan, penghubung antara Lumajang dan Malang)

error

Share to: