VAKSIN BOOSTER DIBERIKAN BAGI NON-NAKES DI MABES; POLRI MEMBANTAH - MEDIA PERS INDONESIA
04/12/2021

MEDIA PERS INDONESIA

Integritas Fakta Terpercaya

Home » VAKSIN BOOSTER DIBERIKAN BAGI NON-NAKES DI MABES; POLRI MEMBANTAH

VAKSIN BOOSTER DIBERIKAN BAGI NON-NAKES DI MABES; POLRI MEMBANTAH

Media Pers Indonesia – Polri membantah telah memberikan vaksin virus corona dosis ketiga atau booster kepada kalangan yang bukan tenaga kesehatan. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan bahwa pihak yang menerima booster vaksin itu merupakan nakes dari unsur Polri.
“Yang di-booster di gerai Mabes Polri adalah tenaga kesehatan dari Mabes dan sopir-sopir ambulans Rumah Sakit Polri. Saat di-booster kan menggunakan pakaian preman karena tidak bertugas,” kata Argo saat dikonfirmasi, Selasa (31/8/2021).

Argo membantah temuan dari lembaga LaporCovid-19 yang dipublikasikan di akun Twitter pada Selasa (31/8) siang.

LaporCovid-19 menyebut bahwa terdapat laporan bahwa pihak yang menerima vaksin booster di gerai Mabes Polri adalah mereka yang dikecualikan dalam aturan.

Argo lantas menegaskan bahwa tudingan itu tak benar. Kata dia, penerima booster vaksin Covid-19 adalah tenaga kesehatan yang bertugas di lingkungan Polri.

“Seperti cleaning service, sopir ambulans, yang mengambil vaksin, pengumpul limbah giat vaksin, dan lain-lain juga di-booster,” ucap dia


Sebelumnya, kelompok LaporCovid-19 mendesak pemerintah untuk membuka data siapa saja yang telah menerima dosis ketiga vaksin virus corona. Apabila ada unsur non tenaga kesehatan yang telah menerima booster vaksin, maka pihak yang menyelenggarakan vaksinasi harus diberi sanksi.

Beberapa hari lalu, Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari sejumlah organisasi juga melayangkan somasi kepada Presiden Joko Widodo dan Menkes Budi Gunadi Sadikin. Mereka mendesak Jokowi dan Budi Gunadi untuk membuka data siapa saja yang telah menerima suntikan vaksin dosis ketiga.

Somasi dilayangkan usai sejumlah pejabat mengaku sudah menerima suntikan ketiga. Bahkan mereka mengakuinya di hadapan Jokowi saat kunjungan kerja di Kalimantan Timur. Padahal, booster vaksin saat ini hanya diprioritaskan untuk kalangan tenaga kesehatan.

@mediapersindonesia @covid19

error

Share to: