Media Pers Indonesia Media Pers Indonesia » VIRAL SURAT BERKOP DAN DITANDATANGANI WALIKOTA SERANG ‘TITIP SISWA’ KE SEKOLAH FAVORIT

VIRAL SURAT BERKOP DAN DITANDATANGANI WALIKOTA SERANG ‘TITIP SISWA’ KE SEKOLAH FAVORIT

VIRAL SURAT BERKOP DAN DITANDATANGANI WALIKOTA SERANG ‘TITIP SISWA’ KE SEKOLAH FAVORIT

Walikota Serang Syafrudin

Mediapersindonesia.com – SERANG. Surat berkop dan ditandatangani Walikota Serang Syafrudin “titip” siswa saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 di Provinsi Banten beredar di media sosial. Surat rekomendasi ini dikabarkan sebagai surat ‘titip siswa’ agar diterima di salah satu sekolah favorit di Kota Serang yakni SMAN 1 Kota Serang.

Surat yang beredar di Twitter itu dikeluarkan pada 20 Juni 2022, bertepatan dengan masa berakhirnya pendaftaran jalur zonasi PPDB tingkat SMA/SMK.

Selain berisi nama dan asal sekolah siswa, surat itu juga meminta agar pihak sekolah untuk dapat membantu menerima siswa yang direkomendasikan masuk dalam jalur zonasi.

“Untuk dapat dibantu masuk ke SMAN 1 Kota Serang dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru yang sedang diselenggarakan,” isi dalam surat tersebut.

Namun kini unggahan yang berisi surat rekomendasi Walikota Serang itu sudah dihapus. “Takut kena UU sampah hapus dulu gens sory,” tulis pemilik akun Twitter @tuesday29.

Tangkap layar isi surat walikota.

Baca Juga: KEPALA DISKOMINFO: APLIKASI TANGERANG GEMILANG MUDAHKAN PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN TANGERANG

Sementara itu saat dikonfirmasi wartawan, Walikota Serang Syafrudin tak menampik adanya surat tersebut. Ia mengakui bahwa dirinya telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada salah satu calon siswa pada PPDB jalur zonasi ke SMAN 1 Kota Serang. Ia berdalih surat tersebut hanya untuk membantu siswa.

“Boleh (ngasih rekomendasi), aturannya mana gak boleh? Siapapun saya kasih. Gak ngasih uang juga, artinya hanya membantu,” kata Syafrudin saat dikonfirmasi, Senin (27/6/2022).

Dia mengatakan, tindakannya tersebut hanya membantu warganya yang ingin masuk ke sekolah negeri. Sebab, sejauh ini, ada sejumlah kelurahan di Kota Serang yang tidak bisa mengakses PPDB jalur zonasi karena terkendala jarak ke sekolah yang mencapai 3-5 kilometer.

“Zonasi di Kota Serang banyak yang gak dapat kaya di Banjaragung jauh SMA 6 jauh 5 kilo 3 kilo. Urusan lulus itu sekolah, jangan nyalahkan saya,” katanya.

error

Share to: