21/05/2026

MEDIA PERS INDONESIA

-INTEGRITAS FAKTA TERPERCAYA-

BNPB MULAI DISTRIBUSIKAN DTH TAHAP KEDUA BAGI WARGA TERDAMPAK BANJIR ACEH TAMIANG

Mediapersindonesia.comJAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) tahap kedua kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, mulai dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui mekanisme transfer langsung ke rekening penerima. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta dan dikutip dari Antara.

Menurutnya, sebanyak 173 kepala keluarga (KK) telah ditetapkan sebagai penerima DTH tahap kedua berdasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh Tamiang.

Bantuan Dana Tunggu Hunian ini diperuntukkan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat banjir yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.

Baca juga: MENLU AS NILAI UPAYA GANTI PEMERINTAHAN IRAN JAUH LEBIH SULIT DIBANDING VENEZUELA

Sebelumnya, pada tahap pertama, BNPB telah menyalurkan DTH kepada 86 kepala keluarga. Penyaluran dilakukan melalui transfer rekening dan dilaksanakan di kantor pemerintah daerah setempat pada Rabu, 28 Januari.

Penerima DTH tahap pertama berasal dari tiga kecamatan, yakni 45 KK dari Kecamatan Kejuruan Muda, 26 KK dari Kecamatan Bendahara, serta 15 KK dari Kecamatan Banda Mulia. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan, yaitu periode Januari hingga Maret 2026.

Abdul Muhari menambahkan bahwa masyarakat terdampak bencana diberikan opsi untuk memilih bantuan berupa Dana Tunggu Hunian atau hunian sementara (huntara).

Berdasarkan data BNPB per 26 Januari 2026, kebutuhan hunian sementara di Aceh Tamiang tercatat mencapai 2.646 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.000 unit telah selesai dibangun. Sementara itu, total penerima DTH tahap pertama dan kedua mencapai 259 kepala keluarga, dengan tambahan 11 KK yang masih dalam proses verifikasi rekening. Dengan demikian, total calon penerima DTH di wilayah tersebut berjumlah 270 kepala keluarga.