24/05/2026

MEDIA PERS INDONESIA

-INTEGRITAS FAKTA TERPERCAYA-

AKSI BRUTAL GENG MOTOR DI CIANJUR, SEORANG PEMUDA ALAMI LUKA PARAH

Mediapersindonesia.com – CIANJUR. Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, telah mengidentifikasi pelaku penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap seorang pemuda bernama Lucky Irawan (21), warga Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dan saat ini para pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurihko Hadi menyampaikan bahwa hasil penyelidikan dan pengembangan perkara kekerasan jalanan yang melibatkan Polsek Sukaluyu telah mengantarkan petugas pada identitas sejumlah pelaku yang diduga merupakan anggota kelompok bermotor.

“Kami telah mengantongi identitas para terduga pelaku. Saat ini personel telah dikerahkan untuk melakukan penangkapan guna mengungkap motif penyerangan terhadap korban yang mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh,” ujar AKBP Alexander Yurihko Hadi, dikutip dari Antara, Minggu (26/1).

Ia menegaskan agar para pelaku segera menyerahkan diri. Menurutnya, kepolisian akan terus melakukan pengejaran hingga para pelaku berhasil diamankan, mengingat perbuatan tersebut merupakan tindak pidana serius yang mengakibatkan korban menderita luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Baca juga: KOMISI III DPR PERTANYAKAN STATUS TERSANGKA SUAMI KORBAN PENJAMBRETAN DI SLEMAN

“Pelaku berjumlah lebih dari dua orang. Kami mengimbau mereka untuk menyerahkan diri. Jika tidak, petugas akan terus memburu hingga tertangkap,” tegasnya.

Sebelumnya, Polres Cianjur melaporkan tengah memburu para pelaku pembacokan terhadap Lucky Irawan yang mengalami sejumlah luka bacokan di beberapa bagian tubuhnya.

Kapolsek Sukaluyu AKP Akhmad Tri Lesmana menjelaskan bahwa korban segera dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan perawatan medis. Korban mengalami luka robek di bagian pinggang, perut, serta pergelangan tangan akibat serangan tersebut.

“Kami telah menerima laporan dari pihak keluarga korban. Saat ini penyelidikan terus dilakukan, termasuk pengejaran terhadap para pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang,” ujarnya.

Selain itu, kepolisian juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap latar belakang dan motif aksi kekerasan tersebut. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan, termasuk terhadap korban, untuk memastikan apakah penyerangan dilakukan secara acak atau dipicu oleh konflik sebelumnya.

“Kami masih mendalami keterangan saksi-saksi dan korban untuk mengetahui motif kejadian, apakah merupakan aksi acak atau ada persoalan yang melatarbelakanginya,” pungkasnya.