17/04/2026

MEDIA PERS INDONESIA

-INTEGRITAS FAKTA TERPERCAYA-

SIDANG PERDANA DUGAAN PEMERASAN SERTIFIKAT K3 DIGELAR HARI INI, NOEL EBENEZER JADI TERDAKWA

Mediapersindonesia.com – JAKARTA. Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024–2025, Immanuel (Noel) Ebenezer Gerungan, mulai menjalani proses hukum dengan menghadapi sidang perdana kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (19/1).

Juru Bicara PN Jakarta Pusat, Andi Saputra, menyampaikan bahwa persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap Noel Ebenezer dan rekan-rekannya dijadwalkan berlangsung hari ini.
“Sejumlah sidang akan digelar, termasuk perkara dengan terdakwa Noel Ebenezer dan kawan-kawan dengan agenda dakwaan. Rekan-rekan media dipersilakan untuk meliput,” ujar Andi, dikutip dari Antara.

Ketua PN Jakarta Pusat telah menunjuk majelis hakim yang akan memeriksa dan mengadili perkara tersebut. Majelis diketuai oleh Nur Sari Baktiana, dengan hakim anggota Fajar Kusuma Aji dan Alfis Setiawan.

Selain Noel Ebenezer, terdapat sepuluh terdakwa lain yang turut diadili dalam perkara ini, yakni Temurila, Miki Mahfud, Fahrurozi, Hery Sutanto, Subhan, Gerry Aditya Herwanto Putra, Irvian Bobby Mahendro Putro, Sekarsari Kartika Putri, Anitasari Kusumawati, dan Supriadi.

Baca juga: MENANTI KEPASTIAN, KELUARGA KORBAN ATR 42-500 JALANI TES DNA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemerasan yang dilakukan para terdakwa dalam pengurusan sertifikat K3 di Kemenaker mencapai nilai fantastis.
“Berdasarkan hasil penyidikan dan penelusuran rekening para tersangka, dugaan pemerasan selama periode 2020 hingga 2025 mencapai sekitar Rp201 miliar,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Kamis pekan lalu.

Budi menambahkan, jumlah tersebut belum termasuk penerimaan dalam bentuk tunai maupun barang, seperti kendaraan bermotor, fasilitas perjalanan ibadah haji dan umrah, serta berbagai bentuk keuntungan lainnya.

Sebelumnya, pada 22 Agustus 2025, KPK secara resmi menetapkan Immanuel Ebenezer bersama sepuluh orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kemenaker. Pada hari yang sama, Immanuel Ebenezer sempat menyatakan harapannya untuk memperoleh amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, Presiden justru mencopot yang bersangkutan dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.