Mediapersindonesia.com – INTERNATIONAL. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait pagar di kawasan laut Bekasi, Jawa Barat. Dia memastikan pagar sepanjang 2 kilometer (km) dengan lebar area 70 meter tersebut bukan bagian dari proyek giant sea wall.
Adapun pagar laut di perairan Bekasi tersebut sudah disegel Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Rabu, 15 Januari. Penyegelan dilakukan karena tidak mengantongi izin Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPRL).
“Bukan, bukan (pagar laut Bekasi bukan giant sea wall). Beda, beda,” katanya kepada wartawan usai Munas Konsolidasi Persatuan Kadin, di Jakarta, ditulis Jumat, 17 Januari.
Airlangga mengatakan bahwa giant sea wall belum dibangun. Saat ini, kata dia, pemerintah masih menyiapkan konsep giant sea wall. Nantinya, konsep tersebut juga akan dilaporkan telebih dahulu kepada Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: DETAIL PERJANJIAN GENCATAN SENJATA DI GAZA: DARI MASA BERLAKU HINGGA REKONSTRUKSI GAZA
“Giant sea wall kita sedang siapkan konsepnya, nanti tentu akan dilaporkan Bapak Presiden,” ucapnya.
Airlangga juga mengungkapkan bahwa proyek tersebut akan menggunakan skema kemitraan antara pemerintah dengan perusahaan swasta atau public private partnership.
“Dan program itu (giant sea wall) rencananya (pakai skema) public private partnership. Baik di dalam maupun di luar negeri. Kita akan sosialisasi nanti,” katanya.
Namun, Airlangga belum mengungkapkan investor darimana saja yang berminat untuk bergabung dalam proyek giant sea wall ini.
“Nanti akan ada fase-fasenya. Belum, belum ada (informasi lanjutan). Masih dalam pembahasan studi,” tuturnya.






More Stories
INDONESIA DI PERSIMPANGAN: AKADEMISI DAN PRAKTISI HUKUM SOROTI KRISIS EKONOMI DAN TUNTUTAN KEADILAN RAKYAT.
BOS PT BLUERAY CARGO MINTA PUTUSAN ADIL DALAM PERKARA SUAP IMPORTASI BEA CUKAI
PRESIDEN JERMAN TIBA DI JAKARTA, POLISI TERAPKAN REKAYASA LALU LINTAS